Pemkab Inhu Perkuat Program Makan Bergizi Gratis untuk Tekan Stunting dan Bantu Anak Sekolah

Daerah30 Dilihat

RENGAT, (Swarabuana.com) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya strategis meningkatkan kesehatan anak sekolah sekaligus menekan angka prevalensi stunting di daerah.

Langkah ini menjadi prioritas dalam mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang lebih baik.
Hal tersebut dibahas secara mendalam dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program MBG yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu, Zulfahmi Adrian, AP, M.Si, di Ruang Narasinga Lantai 2 Kantor Bupati Inhu, Senin (11/05/2026).

Dalam arahannya, Sekda Zulfahmi Adrian menegaskan bahwa Program MBG memiliki dampak jangka panjang yang luas, tidak hanya pada aspek kesehatan tetapi juga ekonomi masyarakat.

 “Program MBG tidak hanya bertujuan menyediakan makanan gratis bagi anak sekolah, tetapi juga memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup agar tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan. Program ini dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam membantu masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Inhu,” jelas Zulfahmi.

Agenda tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhu Indrawansyah, S.E., M.Si, Kepala Kantor Pelayanan Pangan Gizi (KPPG) Wilayah Riau, Sumbar, dan Kepri Dr. Syartiwidya, S.TP., M.Si, serta perwakilan OPD terkait. Hadir pula para camat dari wilayah prioritas, serta mitra dan Yayasan Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Inhu.

Saat ini, Kabupaten Inhu telah mengoperasikan sebanyak 27 unit SPPG. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah berencana menambah tiga unit baru untuk memperluas jangkauan layanan. Pemkab Inhu menargetkan seluruh anak sekolah di wilayahnya dapat memperoleh akses makanan sehat secara rutin setiap hari.

Guna menjaga integritas program, pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan monitoring secara ketat. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa seluruh anggaran dan distribusi pangan sampai kepada pihak yang membutuhkan secara tepat.

“Untuk memastikan program berjalan maksimal, Pemkab Inhu juga mengajak seluruh pihak memperkuat pengawasan dan evaluasi secara berkala agar pelaksanaan MBG tetap transparan, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.