TEMBILAHAN, (Swarabuana.com) – Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) resmi memperkuat komitmen keterbukaan informasi dan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi.
Acara yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir pada Selasa (28/4/2026) ini menghadirkan tim dari Inspektorat Daerah Kabupaten Inhil sebagai narasumber utama.
“Membangun integritas dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Melalui sosialisasi ini, kami ingin kembali tegaskan komitmen bersama seluruh jajaran di Dinas Pertanian untuk menciptakan lingkungan kerja yang jujur, transparan, dan akuntabel,” ujar Benny Murdani dalam sambutannya di hadapan para peserta.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari melimpahnya hasil panen, tetapi juga dari nilai-nilai kejujuran yang diterapkan oleh para petugas di lapangan maupun di administrasi perkantoran.
“Karena pertanian yang maju bukan hanya tentang hasil panen yang meningkat, tetapi juga tentang nilai kejujuran yang kita tanam setiap hari dalam melayani masyarakat petani di Indragiri Hilir,” lanjutnya.
Kegiatan yang diikuti oleh pejabat struktural dan staf di lingkungan Dinas Pertanian ini fokus pada pemetaan titik rawan korupsi serta prosedur pelaporan gratifikasi.
Dalam sesi tersebut, ditekankan pentingnya budaya menolak pemberian dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan jabatan, guna mewujudkan prinsip good governance.
Penanaman nilai antikorupsi sejak dini diharapkan mampu menjaga nama baik instansi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
