RIAU, (Swarabuana.com) – Pemerintah Kabupaten Pelalawan bersama BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong peningkatan perlindungan pekerja melalui program Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Hal ini dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Monitoring dan Evaluasi UCJ serta Pekerja Rentan yang digelar di ruang rapat BPKAD , selasa (21/4/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri Setdakab Pelalawan yang mewakili Bupati, Kepala Dinas Tenagakerja,Kepala Dinas Sosial, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda hingga perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pelalawan.
Setdakab Pelalawan Tengku Zulfan, menegaskan bahwa FGD ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, melalui forum ini berbagai pihak dapat mengidentifikasi kesenjangan, merumuskan solusi, serta mempercepat pencapaian Universal Coverage Jamsostek.
“FGD ini menjadi strategi kolaboratif yang efektif dalam monitoring dan evaluasi. Kita ingin memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun informal, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.
Tengku Zulfan juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pelalawan atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai perlindungan terhadap pekerja, khususnya pekerja rentan, merupakan hal yang sangat penting dan strategis.
Ia mengajak seluruh peserta FGD untuk aktif berpartisipasi dan memberikan masukan konstruktif agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran.
“Gunakan forum ini untuk berbagi pengalaman di lapangan, sehingga rekomendasi yang dihasilkan mampu menjawab persoalan nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Pelalawan Pangkalan Kerinci Saut Muda Tua Napitu mengajak Pemerintah Kabupaten Pelalawan dapat menghasilkan rekomendasi yang implementatif guna meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi seluruh pekerja di daerah.









Komentar