Mendagri: 15 Kabupaten/ Kota di Sumatra Belum Pulih Pascabencana

Nasional16 Dilihat

Banda Aceh (swarabuana.com) – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat 15 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang belum sepenuhnya pulih pascabencana banjir dan tanah longsor.

Hal tersebut disampaikan Mendagri dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemerintah di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026).

Mendagri merinci, tujuh wilayah berada di Provinsi Aceh, yakni Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Gayo Luwes, Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Pidie Jaya. Sementara di Sumatra Utara terdapat lima wilayah, yaitu Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, serta Kota Sibolga. Adapun di Sumatra Barat tercatat tiga wilayah, yakni Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang, dan Kota Pariaman, dengan Kabupaten Agam disebut sebagai daerah dengan kondisi terberat.

Tito menjelaskan bahwa data tersebut merupakan hasil pemetaan awal secara top-down. Namun demikian, pemerintah menilai penting untuk mendapatkan laporan langsung dari para kepala daerah guna memperoleh gambaran kondisi lapangan yang lebih akurat.

Rapat koordinasi tersebut juga membahas langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang akan dilaksanakan oleh Satgas Pemerintah. DPR RI melalui Satgas Galapana akan mendukung proses tersebut melalui fungsi koordinasi dan pengawasan.

Dalam rapat yang sama, perwakilan Satgas Galapana DPR RI TA Khalid menyampaikan bahwa hasil koordinasi di lapangan akan diserahkan kepada Satgas Pemerintah sebagai bahan pelaksanaan kebijakan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra.