INHIL, (Swarabuana.com) – Dalam upaya memperkuat hubungan silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, S.Si.T., melaksanakan kunjungan kehormatan ke kediaman Tuan Guru Indra, Kamis (29/1/2026).
Tuan Guru Indra merupakan cucu kandung dari ulama kharismatik, Syekh Abdurrahman Siddiq bin Muhammad Afif al-Banjari, atau yang lebih dikenal luas dengan sebutan Tuan Guru Sapat. Kunjungan ini menjadi simbol penghormatan institusi pelabuhan terhadap nilai-nilai historis dan religius yang mengakar kuat di wilayah Indragiri Hilir.
Syekh Abdurrahman Siddiq bukan sekadar tokoh agama lokal, melainkan sosok sentral dalam sejarah Islam di nusantara. Lahir di Kampung Dalam Pagar, Martapura, Kalimantan Selatan pada tahun 1867 M (1284 H), beliau menjabat sebagai Mufti Kerajaan Indragiri.
Reputasi intelektual dan spiritual beliau melintasi batas negara. Selama masa hidupnya, Tuan Guru Sapat mendidik ribuan santri yang datang dari berbagai penjuru, termasuk:
- Semenanjung Malaysia dan Singapura.
- Kalimantan, Jambi, hingga Palembang.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan sederhana tersebut, Feriland Saragih menyampaikan bahwa silaturahmi ini sangat penting untuk membangun komunikasi yang harmonis antara otoritas pelabuhan dan pemangku kepentingan masyarakat (stakeholders), termasuk para ahli waris tokoh besar daerah.
“Silaturahmi ini adalah bentuk penghormatan kami kepada sosok ulama besar yang telah meletakkan fondasi moral dan sosial di daerah ini. Melalui kediaman Tuan Guru Indra, kami berharap semangat pengabdian beliau dapat terus menginspirasi kami dalam melayani masyarakat di sektor transportasi laut,” ujar Feriland.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkokoh kerukunan serta mendukung terciptanya kondusivitas di lingkungan kerja KSOP Tembilahan melalui dukungan moril dari para tokoh agama setempat.
