KATEMAN, INHIL, (Swarabuana.com) – Kapolsek Kateman KOMPOL Bachtiar memimpin langsung personel gabungan dalam upaya pendinginan titik panas (hotspot) yang terpantau melalui Satelit Dashboard Lancang Kuning di dua lokasi, yakni Desa Kuala Selat dan Desa Penjuru, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Minggu (29/3/2026).
Operasi yang dimulai pukul 09.30 WIB ini menyasar sembilan titik koordinat api di area Parit Sari Intan dan Parit Semoga Bahagia. Langkah cepat ini diambil guna menyelamatkan perkebunan kelapa produktif milik warga seluas 4 hektare yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses pendinginan berjalan maksimal di seluruh titik koordinat yang terpantau satelit. Fokus kami adalah memutus rembetan api agar tidak menghanguskan lebih banyak kebun kelapa milik masyarakat,” ujar Kapolsek Kateman, KOMPOL Bachtiar, saat berada di lokasi kejadian.
Berdasarkan data di lapangan, lahan yang terbakar mencakup masing-masing 2 hektare di Desa Kuala Selat dan Desa Penjuru dengan struktur tanah liat serta tanah putih.
Meski api utama telah berhasil dipadamkan, tim gabungan yang terdiri dari 4 personel Polri, 1 personel TNI, 14 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), serta 40 warga setempat masih berjaga untuk melakukan pembasahan menyeluruh.
Petugas menghadapi kendala teknis berupa medan semak belukar yang sulit ditembus, gangguan sinyal komunikasi di area titik panas, hingga terbatasnya sumber air yang sangat bergantung pada pasang surut air laut.
Tim menggunakan satu unit speedboat 40 PK dan lima unit sepeda motor untuk menjangkau lokasi yang tersebar di daratan rendah tersebut.
Mengenai pemicu kebakaran, KOMPOL Bachtiar menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam.
“Penyebab kebakaran masih dalam lidik. Kami mengimbau dengan sangat agar masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena dampaknya sangat merugikan ekonomi dan lingkungan,” tambahnya.
Hingga berita ini dilaporkan, kondisi di lokasi kebakaran di lahan milik saudara Sulaiman dan Azmi tersebut sudah dalam keadaan aman dan terkendali. Personel di lapangan tetap disiagakan untuk memantau situasi hingga dipastikan tidak ada lagi potensi api yang muncul dari bawah permukaan tanah.