Dukung Ketahanan Pangan Inhil, Bulog Tembilahan Hadiri Panen Raya Jagung Serentak di Tempuling

Daerah23 Dilihat

TEMPULING, (Swarabuana.com) – Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Indragiri Hilir (Inhil). Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di Dusun Harapan, Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Polri ini dirangkaikan dengan Zoom Meeting nasional, Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Polri, serta Launching Operasional 166 Sentra Pelayanan Pertanian Garapan (SPPG) Polri.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SH, SIK, unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Kabupaten Inhil, TNI, serta kelompok tani setempat.

Dalam panen raya ini, lahan jagung seluas kurang lebih 1 hektar di Desa Teluk Jira berhasil mencatatkan estimasi hasil panen mencapai 2.200 kilogram (2,2 ton) jagung.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan, Indra Firmansyah, menyatakan bahwa Bulog mengapresiasi dan siap mendukung penuh hilirisasi serta penyerapan hasil pertanian lokal seperti yang ditunjukkan dalam panen raya ini.

 “Kehadiran Bulog di sini adalah bentuk sinergi nyata bersama Polri, Pemda, dan para petani. Kami siap mengawal rantai pasok dan menjaga stabilitas harga di tingkat petani agar hasil produktivitas yang melimpah ini dapat memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi masyarakat Inhil,” ujar Indra Firmansyah.

Ia juga menambahkan bahwa program panen serentak ini sejalan dengan misi Bulog dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia menuju swasembada pangan nasional.

Keberhasilan panen di Desa Teluk Jira diharapkan dapat memperkuat lumbung pangan daerah dan mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar wilayah.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung produktif dari pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, ditutup dengan sesi foto bersama serta ramah tamah antarinstansi dan kelompok tani.

Sinergi ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian yang mandiri.

Komentar