TEMBILAHAN HULU, (Swarabuana.com) – Kepolisian Sektor (Polsek) Tembilahan Hulu mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan dengan pendidikan karakter melalui program Police Goes To School dan aksi penanaman pohon bertajuk Green Policing. Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al Fatah, Desa Pulau Palas, Senin (6/4/2026) ini, bertujuan mencetak generasi santri yang kritis dan peduli terhadap kelestarian alam.
Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Farouk Oktora, melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Anra Nosa, S.H., M.H., turun langsung bersama jajaran personel untuk melakukan penghijauan di area pesantren.
Langkah ini merupakan bentuk edukasi nyata Polri dalam mengenalkan regulasi lingkungan hidup sekaligus mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan civitas akademika pondok pesantren.
Kapolsek Tembilahan Hulu menegaskan bahwa menjaga ekosistem bukan sekadar tugas teknis, melainkan perwujudan dari nilai-nilai moral yang selaras dengan kurikulum pendidikan di pesantren.
“Pondok pesantren adalah pusat pembentukan karakter. Tujuan utamanya adalah menanamkan kesadaran kritis kepada para santri bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian dari iman dan tanggung jawab sosial. Di sini, polisi berperan sebagai fasilitator dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya regulasi lingkungan hidup agar dipahami sejak dini,” ungkap AKP Anra Nosa.
Dalam pelaksanaannya, AKP Anra Nosa beserta personel tidak hanya menanam bibit pohon secara simbolis, tetapi juga memberikan wawasan mengenai peran strategis masyarakat dalam mendukung aturan hukum terkait lingkungan.
Melalui pendekatan ini, santri diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga ekosistem di wilayah Desa Pulau Palas dan sekitarnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan interaktif ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya baru di lingkungan pendidikan, di mana kesadaran hukum dan kelestarian alam berjalan beriringan demi masa depan lingkungan yang lebih sehat di Kabupaten Indragiri Hilir.










Komentar