PULAU BURUNG, (Swarabuana.com) – Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Burung menggelar kegiatan edukasi dan penghijauan bertajuk “Green Policing” bagi generasi muda. (15/4)
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pulau Burung, AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H., dengan menyasar siswa sekolah dasar di wilayah hukum setempat sebagai upaya menanamkan kesadaran ekologis sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Pulau Burung secara simbolis menyerahkan bibit pohon kepada perwakilan siswa.
Aksi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polri untuk ikut serta dalam pelestarian alam sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Program ini dirancang untuk mengedukasi siswa mengenai pentingnya menjaga ekosistem demi keberlangsungan hidup di masa depan.
Kapolsek Pulau Burung, AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian dalam isu lingkungan adalah bentuk pengabdian masyarakat yang komprehensif, pendekatan kepada siswa sekolah melalui aksi nyata penanaman pohon akan memberikan dampak psikologis yang positif bagi pembentukan karakter anak.
“Program Green Policing ini bukan sekadar seremonial penanaman pohon, melainkan upaya kami untuk membangun karakter generasi Z agar lebih mencintai alam. Kami ingin adik-adik siswa memahami bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan Polri hadir untuk mendampingi proses edukasi tersebut secara langsung di lapangan,” ujar AKP Dr. Irwanto di sela-sela kegiatan.
Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi singkat mengenai peran kepolisian dalam menjaga kelestarian hutan dan pencegahan kebakaran hutan serta lahan (Karhutla).
Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya acara, yang juga dihadiri oleh sejumlah personel Bhabinkamtibmas dan pihak sekolah.
Melalui inisiatif ini, Polsek Pulau Burung berharap bibit yang ditanam hari ini dapat tumbuh beriringan dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga keasrian wilayah Pulau Burung.
Sinergi antara edukasi lingkungan dan fungsi kepolisian diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif melalui pendekatan sosial yang humanis.
