INHIL, (Swarabuana.com) – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan terus didorong untuk aktif mengikuti program pembinaan keterampilan produktif sebagai bekal hidup setelah kembali ke tengah masyarakat.
Salah satu kegiatan yang saat ini dilaksanakan adalah program keterampilan berkebun yang melibatkan partisipasi langsung warga binaan dalam mengelola lahan asimilasi dan edukasi milik lapas.
Pembinaan keterampilan merupakan salah satu tugas utama lembaga pemasyarakatan dalam rangka membentuk warga binaan agar memiliki kemampuan, kemandirian, serta etos kerja positif.
Melalui kegiatan berkebun, warga binaan tidak hanya diberikan keterampilan praktis, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan.
Program keterampilan berkebun ini juga memberikan manfaat nyata bagi Lapas Tembilahan, di mana hasil panen dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan untuk dikonsumsi di dalam lapas.
Hal ini selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait penguatan ketahanan pangan, sekaligus menjadi wujud pelaksanaan nyata 15 Program Akselerasi Menteri dan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang pembinaan kemandirian warga binaan.
Saat ini, lahan asimilasi dan edukasi Lapas Tembilahan telah ditanami berbagai jenis tanaman dan sayuran, seperti kangkung, cabai merah, cabai rawit, pepaya, dan timun.
Ke depan, program ini diharapkan terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi positif, baik bagi pemenuhan kebutuhan internal lapas maupun sebagai bekal keterampilan produktif bagi warga binaan saat kembali berintegrasi dengan masyarakat.










Komentar