Sinergi Tingkatkan Pelayanan Maritim, KSOP Kuala Enok dan Pelindo Tembilahan Tandatangani BA Rekonsiliasi Jasa Pemanduan

Daerah21 Dilihat

SWARABUANA.COM, TEMBILAHAN, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kuala Enok melakukan kunjungan kerja resmi ke Kantor PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Tembilahan pada Selasa (07/07/2026).

Kunjungan strategis ini dilaksanakan dalam rangka penandatanganan Berita Acara (BA) Rekonsiliasi Pelayanan Jasa Pemanduan dan Penundaan Kapal guna mengoptimalkan operasional dan keselamatan maritim di wilayah kerja terkait.

Dalam pertemuan penting tersebut, General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Tembilahan yang diwakili oleh Janfryadi Tumanggor, menyambut hangat kedatangan jajaran perwakilan dari KSOP Kelas IV Kuala Enok.

Prosesi penandatanganan ini menjadi momentum krusial bagi kedua instansi dalam memastikan validitas data serta keandalan layanan pemanduan dan penundaan kapal secara berkelanjutan.

Janfryadi Tumanggor menyampaikan bahwa rekonsiliasi berkala ini merupakan langkah krusial dalam menyelaraskan data operasional sekaligus mengevaluasi kualitas pelayanan di lapangan.

 “Melalui penandatanganan berita acara rekonsiliasi ini, kita tidak hanya mencocokkan data administratif operasional, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menyajikan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal yang lebih responsif, aman, dan efisien di wilayah perairan Tembilahan dan sekitarnya,” ujar Janfryadi.

Melalui kesepakatan dan sinergi yang terjalin solid ini, diharapkan kedua instansi dapat semakin memperkuat jalinan kerja sama dan kolaborasi profesional, khususnya dalam memperlancar arus logistik serta memperketat pengawasan keselamatan pelayaran pada sektor jasa pemanduan dan penundaan kapal.

Langkah rekonsiliasi berkala ini juga menjadi bukti nyata komitmen bersama antara pihak regulator dan operator pelabuhan di Provinsi Riau untuk terus berbenah memberikan pelayanan yang prima, transparan, dan akuntabel demi kemajuan industri maritim Indonesia.

Komentar