Sinergi Polsek Kemuning, TNI dan Upika bersama Masyarakat Tanam Mangrove di Pesisir Sungai Reteh Peringati Hari Mangrove Sedunia 2026

Daerah3 Dilihat

SWARABUANA.COM, KEMUNING –  Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026, Kepolisian Sektor (Polsek) Kemuning menggelar aksi lingkungan berupa penanaman bibit pohon mangrove di kawasan pesisir Sungai Reteh, Jalan Lintas Penunjang Kotabu Keritang, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Selasa (28/7/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Kemuning KOMPOL M. Simanungkalit, S.H., M.H., Danramil 09/Kemuning Kapten Arh Budi Sandoro, serta Camat Kemuning yang diwakili oleh Kasi PMD Sdr. Alhudri, S.Pd.I. Turut hadir memperkuat barisan penanaman pohon yaitu Kanit Samapta AKP Edy Saputra, Panit Binmas IPTU J.B. Siagian, Lurah Selensen Sdr. M. Jamaluddin bersama Seklur Sdr. Yansah, Ketua Pemadam Kebakaran Kecamatan Kemuning Sdr. R. Khalik, Babinsa Kelurahan Selensen Serka Marwandi, jajaran Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Kemuning, staf Kecamatan Kemuning, serta tokoh dan warga masyarakat setempat.

Kapolsek Kemuning KOMPOL M. Simanungkalit, S.H., M.H. menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen nyata kepolisian bersama unsur pimpinan kecamatan (Upika) dalam menjaga kelestarian alam dan ekosistem wilayah pesisir.

“Melalui momentum Peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 ini, Polsek Kemuning bersama jajaran Upika dan masyarakat ingin mengedukasi sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan krusialnya keberadaan hutan mangrove. Pohon mangrove bukan sekadar tanaman pesisir, melainkan benteng alami penahan abrasi, penyerap karbon yang efektif, serta penunjang utama keberlanjutan ekosistem pesisir bagi generasi mendatang,” tegas KOMPOL M. Simanungkalit.

Ia menambahkan, aksi penghijauan ini juga ditujukan untuk memperkuat sinergitas dan soliditas lintas sektor di wilayah Hukum Polsek Kemuning.

“Melalui gotong royong penanaman pohon ini, sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin erat. Menjaga kelestarian lingkungan dan kondusifitas wilayah adalah tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.

Pelaksanaan aksi penanaman mangrove ini difokuskan untuk mendukung rehabilitasi kawasan pesisir Sungai Reteh guna mencegah potensi abrasi tanah, meningkatkan kualitas lingkungan, serta melindungi habitat biota sungai dan pesisir. Selain itu, kegiatan ini menjadi media untuk menggugah kepedulian publik agar turut aktif merawat vegetasi penahan erosi di wilayah Kemuning.

Rangkaian kegiatan penanaman bibit mangrove memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026 ini resmi berakhir pada pukul 11.00 WIB. Seluruh tahapan acara berlangsung dalam keadaan aman, lancar, dan tertib.