Puncak Arus Balik Lebaran 2026 KM Sabuk Nusantara : Pelindo Tembilahan Pastikan Layanan Terminal dan Alur Penumpang Berjalan Optimal

Daerah34 Dilihat

TEMBILAHAN, (Swarabuana.com) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Tembilahan mencatat puncak arus balik Lebaran 1447 H di Pelabuhan Tembilahan terjadi pada Senin (30/3).

Menghadapi kenaikan volume penumpang dibandingkan periode sebelumnya, Pelindo memastikan seluruh fasilitas terminal dan alur embarkasi dan debarkasi penumpang berjalan dengan standar layanan yang prima.

General Manager (GM) Pelindo Tembilahan, Riky Armadi, yang dalam hal ini diwakili oleh Janfryadi, menegaskan bahwa prioritas utama selama masa angkutan Lebaran adalah menjamin kenyamanan dan kelancaran arus mobilitas masyarakat di area pelabuhan.

“Kami telah menyiagakan seluruh personel dan fasilitas pendukung di terminal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus balik ini. Fokus kami adalah memastikan alur keberangkatan di dermaga tetap tertib dan teratur, meskipun terjadi peningkatan kepadatan,” ujar Janfryadi.

Momen puncak arus balik ini ditandai dengan keberangkatan KM Sabuk Nusantara 110 Voyage 6 tujuan Guntung dan Kijang yang membawa 340 penumpang.

Pelindo menilai kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti sistem tiket daring (online) sangat membantu kelancaran operasional di terminal, sehingga penumpukan di area tunggu dapat diminimalisir secara efektif.

Selain fokus pada pelayanan penumpang, Pelindo Tembilahan juga tetap menjaga efektivitas layanan logistik. Melalui armada kapal tol laut, distribusi kebutuhan pokok (sembako) serta kendaraan roda dua milik warga tetap berjalan konsisten guna menjaga stabilitas pasokan di wilayah perairan Indragiri Hilir.

Sebagai langkah antisipasi bagi masyarakat yang belum terakomodasi oleh kapal perintis, Pelindo terus berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan armada alternatif seperti speedboat tetap siaga di dermaga pelabuhan.

“Hingga H+8 Lebaran, operasional di Pelabuhan Tembilahan terpantau aman dan kondusif. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas pelabuhan demi menjaga kualitas pelayanan serta aspek kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut,” tutup Janfryadi.

Komentar