TEMBILAHAN, (Swarabuana.com) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 Tembilahan mempertegas komitmennya dalam menjaga standar tinggi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di seluruh lini operasional. Melalui kampanye
“Utamakan Selamat, Pulang dengan Selamat”, manajemen menginstruksikan pengawasan ketat terhadap kepatuhan prosedur keselamatan bagi seluruh personel dan mitra kerja di lingkungan pelabuhan.
General Manager (GM) Pelindo Tembilahan, Riky Armadi, menegaskan bahwa aspek keselamatan merupakan fondasi utama dalam setiap aktivitas kepelabuhanan, dinamika operasional yang tinggi di area bongkar muat menuntut kedisiplinan tanpa kompromi untuk mencegah potensi bahaya.
“Keselamatan kerja di pelabuhan adalah prioritas utama kami. Setiap aktivitas di sini memiliki risiko, namun dengan kesadaran dan disiplin tinggi dalam mematuhi prosedur, kita bisa meminimalisir potensi bahaya tersebut hingga titik terendah,” ujar Riky Armadi dalam keterangannya di Tembilahan, Senin (30/3).
Langkah preventif yang ditekankan meliputi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap, kewaspadaan tinggi di area rawan jatuh, serta penguatan komunikasi efektif antarpetugas di lapangan.
Pihaknya juga menginstruksikan agar seluruh pekerja tidak mengabaikan rambu-rambu peringatan di zona bongkar muat guna menghindari kecelakaan kerja yang fatal.
“Kami mengimbau seluruh insan Pelindo dan mitra kerja untuk selalu menggunakan APD, waspada terhadap area rawan, serta mengutamakan komunikasi dan kewaspadaan dalam setiap pekerjaan. Ingat, keselamatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan komitmen bersama yang harus kita jaga setiap hari,” tambah Riky Armadi.
Pengetatan prosedur ini merupakan bagian dari upaya Pelindo Tembilahan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan. Dengan terciptanya budaya K3 yang kuat, diharapkan operasional pelabuhan dapat berjalan lancar tanpa kendala kecelakaan kerja (zero accident), sehingga mampu mendukung arus logistik nasional secara maksimal.
“Mari kita wujudkan lingkungan kerja yang aman. Utamakan selamat, agar kita semua bisa pulang ke rumah dengan selamat menemui keluarga,” pungkas Riky Armadi.










Komentar