Pramono Anung Resmikan Waduk Cilangkap Batu Licin

Keberadaan waduk diharapkan mampu tekan genangan banjir di Jakarta Timur

Pemerintahan25 Dilihat

Jakarta (Swarabuna.com) – Waduk Cilangkap Batu Licin di Jakarta Timur diharapkan mampu menekan genangan banjir yang selama ini kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Waduk berkapasitas tampung 92.000 meter kubik tersebut diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Senin (12/1) pagi.

Pramono mengatakan keberadaan waduk ini terbukti signifikan dalam mengurangi genangan di wilayah Cilangkap yang sebelumnya menjadi langganan banjir akibat minimnya resapan dan tampungan air.

“Dengan kapasitas 92.000 meter kubik, persoalan genangan di wilayah ini bisa teratasi,” ujar Pramono.

Ia juga menyampaikan perubahan nama waduk tersebut. “Terus terang, mulai hari ini saat diresmikan, saya ubah namanya menjadi Waduk Cilangkap Batu Licin,” katanya.

Waduk ini dibangun di atas lahan seluas 4,5 hektare dengan luas daerah tangkapan air mencapai 6,51 kilometer persegi dan kedalaman sekitar enam meter.

“Dulu kalau ada curah hujan seperti ini, karena tidak ada resapan dan tampungan, pasti terjadi genangan. Sekarang dengan adanya waduk berkapasitas 92.000 meter kubik, hal itu bisa diatasi,” jelasnya.

Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, Waduk Cilangkap Batu Licin juga dirancang sebagai ruang publik inklusif yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti jogging track, lapangan basket, dan musala.

Pramono menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara total menyiapkan sembilan waduk untuk memperkuat daya tampung air, yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat.

Meski fokus pada pembangunan waduk, ia menegaskan program normalisasi sungai seperti Kali Sunter, Ciliwung, dan Krukut tetap menjadi prioritas dalam penanggulangan banjir Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengapresiasi kinerja Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta dalam mengantisipasi banjir selama musim hujan.