PLN Tembilahan Siaga Penuh Idul Fitri 2026: Terjunkan 120 Personel dan Pastikan Cadangan Daya Aman

PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tembilahan terus lakukan kesiapsiagaan dalam mengawal keandalan pasokan listrik selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026.

Daerah21 Dilihat

INDRAGIRI HILIR, (Swarabuana.com) – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tembilahan terus lakukan kesiapsiagaan dalam mengawal keandalan pasokan listrik selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026.

PLN memprediksi beban puncak kelistrikan di wilayah Indragiri Hilir akan menyentuh angka 33 Megawatt (MW) pada periode tersebut.

Manager ULP PLN Tembilahan, Sabur Januardi, menyampaikan bahwa kondisi sistem kelistrikan saat ini sangat mumpuni untuk melayani lonjakan konsumsi listrik masyarakat.

Selain daya sistem isolated yang terjaga sebesar 5,4 MW, PLN juga memiliki ketersediaan cadangan daya yang kuat, yakni sebesar 40% dari total daya mampu.

“Kami dari PLN Persero Tembilahan siap siaga Idul Fitri 2026. Perkiraan beban puncak akan mencapai 33 Megawatt tahun ini, dengan sistem isolated sebesar 5,4 MW dan ketersediaan cadangan sebesar 40 persen dari daya mampu. Kami harapkan tahun ini masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan listrik yang aman,” ujar Sabur Januardi dalam sesi wawancara di Tembilahan.

Adapun guna menjamin respon cepat terhadap potensi gangguan, PLN telah menyiagakan 13 posko siaga yang tersebar merata di seluruh titik strategis Kabupaten Indragiri Hilir.

Kekuatan operasional ini diperkuat oleh 120 personel ahli diterjunkan bersiaga penuh. Dari sisi mobilitas, PLN mengerahkan 6 unit armada mobil serta unit sepeda motor di setiap daerah untuk memastikan petugas dapat menjangkau lokasi gangguan dalam waktu singkat.

Tak hanya fokus pada kelistrikan rumah tangga, PLN Tembilahan juga mendukung ekosistem kendaraan listrik bagi para pemudik.

Fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah disiapkan bagi masyarakat Inhil yang ingin melakukan pengisian daya kendaraan listrik mereka.

“Kami sediakan SPKLU. Jika masyarakat ingin mengecas kendaraan listrik, kami siap melayani sebaik-baiknya. Kami ingin memastikan kenyamanan masyarakat,” tambah Sabur.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan prima, PLN membuka kanal pengaduan selama 24 jam nonstop.

Pelanggan yang mengalami kendala teknis atau membutuhkan bantuan terkait kendaraan listrik dapat melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Call Center PLN 123.

“Untuk pengaduan kita siap siaga 24 jam. Pelanggan bisa melaporkan apa pun, termasuk terkait kendaraan listrik melalui aplikasi PLN Mobile dan Call Center 123. PLN Siaga siap melayani masyarakat,” tutup Sabur Januardi.

Komentar