INHIL, (Swarabuana.com) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan terus memperkuat koordinasi lintas sektoral guna memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
Langkah ini ditegaskan melalui agenda Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data bersama PT Pelindo (Persero) Regional I Cabang Tembilahan yang berlangsung di ruang rapat kantor setempat.
Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, menyatakan bahwa kegiatan Coklit ini merupakan bagian dari komitmen instansinya untuk menciptakan tata kelola kepelabuhanan yang transparan dan akuntabel.
Menurutnya, sinkronisasi data antara regulator dan operator pelabuhan sangat krusial dalam mendukung efisiensi pelayanan di wilayah kerja Tembilahan.
“Persiapan yang matang adalah kunci. Melalui Coklit bersama ini, kami memastikan seluruh data lapangan dan administratif selaras, sehingga potensi kendala operasional dapat diminimalisir sejak dini,” ujar Feriland Saragih dalam keterangannya.
Senada dengan hal tersebut, General Manager (GM) Pelindo Tembilahan, melalui Manajer Cabang PT Pelindo (Persero) Regional I Tembilahan, Janfriyadi Tumanggor, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini.
Ia menegaskan bahwa sinkronisasi data operasional merupakan langkah strategis untuk meningkatkan performa layanan bongkar muat dan arus barang di pelabuhan.
“Kami terus bersinergi dengan KSOP Tembilahan untuk memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai standar operasional prosedur. Coklit ini memastikan bahwa data yang kami miliki tentu sejalan dengan pengawasan yang dilakukan oleh pihak otoritas,” ujarnya.
Pertemuan tersebut melibatkan jajaran staf teknis dari kedua belah pihak. Dalam suasana yang produktif, tim melakukan verifikasi terhadap sejumlah dokumen pendukung operasional untuk memastikan validitas informasi sebelum diintegrasikan ke dalam sistem pelaporan nasional.
Sinergi antara KSOP Kelas IV Tembilahan dan PT Pelindo (Persero) ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha logistik dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut di Kabupaten Indragiri Hilir, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi melalui sektor maritim.










Komentar