Percepat Digitalisasi Layanan, KSOP Tembilahan Bahas Penggunaan Inaportnet di Perairan Wajib Pandu

Daerah17 Dilihat

TEMBILAHAN, (Swarabuana.com) – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, S.SiT., menghadiri rapat koordinasi mengenai pembahasan penggunaan aplikasi Inaportnet bagi kapal-kapal yang melintas di perairan wajib pandu, Kamis (16/4).

Langkah ini diambil untuk memperkuat sistem pengawasan dan standarisasi pelayanan digital di wilayah kerja Pelabuhan Tembilahan.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor PT Pelindo Cabang Tembilahan tersebut dilakukan secara daring (Zoom) dan dipimpin langsung oleh PLT. Group Head Pelayanan Kapal PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Pertemuan ini menitikberatkan pada teknis integrasi sistem pelaporan kapal agar seluruh aktivitas pelayaran di area wajib pandu tercatat secara akurat dan transparan melalui platform Inaportnet.

Dalam arahannya, Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, menyatakan bahwa implementasi Inaportnet merupakan kewajiban yang harus dioptimalkan demi mendukung efisiensi birokrasi di sektor maritim.

Ia menekankan bahwa sinkronisasi data antara regulator dan operator pelabuhan adalah kunci utama kelancaran arus barang dan kapal.

“Pembahasan penggunaan Inaportnet ini sangat krusial, terutama bagi kapal-kapal yang melintas di perairan wajib pandu. Kita ingin memastikan bahwa seluruh prosedur pelayanan kapal berjalan sesuai regulasi, lebih cepat, dan dapat dipantau secara real-time untuk menjamin keselamatan serta keamanan pelayaran,” ujar Feriland Saragih.

Penerapan sistem ini diharapkan mampu meminimalisir kesalahan administratif dan mempercepat proses pelayanan bagi pengguna jasa.

Dengan keterlibatan PT Pelindo (Persero) sebagai operator, KSOP Tembilahan berkomitmen untuk terus mengawal transformasi digital ini agar layanan di sektor transportasi laut semakin profesional dan akuntabel.

Sinergi antara KSOP Tembilahan dan PT Pelindo dalam rapat ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap program strategis nasional dalam mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan di seluruh Indonesia.

Komentar