Pemkab Inhil Salurkan Bantuan Rp1,14 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Daerah14 Dilihat

Indragiri Hilir (Swarabuana.com) — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai menyalurkan donasi bantuan kepada masyarakat terdampak bencana alam hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Indragiri Hilir Nomor 100.3.4.2/864/BPBD-SEKR tertanggal 7 Desember 2025. Dalam rangka menghimpun donasi, Pemkab Inhil membuka rekening “Tim Darurat Bencana” pada Bank Kepulauan Riau Syariah (BRKS) selama periode 7 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Hingga penutupan masa donasi, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.140.986.500. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Pelaksana BPBD di masing-masing daerah terdampak, bantuan tunai telah disalurkan dengan rincian Rp400 juta untuk Provinsi Aceh, yang seluruhnya dialokasikan kepada Kabupaten Aceh Tamiang.

Sementara itu, Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan sebesar Rp345 juta, yang dibagi merata masing-masing Rp115 juta untuk Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga. Adapun Provinsi Sumatera Barat memperoleh total Rp285 juta, dengan rincian Kabupaten Agam Rp165 juta, Kabupaten Tanah Datar Rp35 juta, Kabupaten Solok Rp35 juta, serta tambahan donasi melalui IKM Indragiri Hilir sebesar Rp50 juta.

Sejak penyaluran bantuan tahap awal yang dimulai pada 25 Desember 2025, antusiasme masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir dalam berbagi justru terus meningkat. Donasi masih mengalir ke rekening bantuan meskipun proses penyaluran sudah berjalan.

BPBD Inhil mencatat hingga saat ini masih terdapat sisa dana sebesar Rp110.986.500. Dana tersebut akan segera disalurkan melalui transfer rekening setelah dilakukan koordinasi lanjutan untuk menentukan wilayah yang paling membutuhkan bantuan secara mendesak.

Selain bantuan tunai, Pemkab Inhil juga mengirimkan bantuan logistik yang seluruhnya difokuskan untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat, yakni Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Solok. Bantuan yang dihimpun melalui Posko BPBD Inhil meliputi 322 sak beras, 507 dus mie instan, 280 dus air mineral, 587 karung pakaian layak pakai, serta minyak goreng, bahan makanan, perlengkapan, dan peralatan lainnya.

Rincian pendistribusian bantuan logistik tersebut antara lain untuk Kabupaten Solok sebanyak 107 sak beras, 150 dus mie instan, 69 dus air mineral, lima dus minyak goreng, dan 150 karung pakaian. Kabupaten Tanah Datar menerima 106 sak beras, 150 dus mie instan, 111 dus air mineral, lima dus minyak goreng, dan 150 karung pakaian. Sementara Kabupaten Agam memperoleh 109 sak beras, 207 dus mie instan, 100 dus air mineral, 11 dus minyak goreng, 43 dus bahan makanan, 27 dus perlengkapan, enam paket peralatan, serta 150 karung pakaian.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, BPBD Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan bahwa seluruh proses penghimpunan dan penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Seluruh laporan penyerahan bantuan akan disusun secara tertulis oleh BPBD Inhil dan dilaporkan secara resmi kepada Bupati Indragiri Hilir serta Inspektorat Kabupaten Indragiri Hilir guna memastikan akuntabilitas dan ketepatan sasaran bantuan, ujar Kepala Pelaksana BPBD Inhil R Arliansyah.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), serta pihak swasta di Inhil yang telah berpartisipasi dalam penggalangan donasi. Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban korban bencana dan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat.

Komentar