Optimalkan PNBP, Pelindo Tembilahan dan KSOP Kelas IV Lakukan Coklit Data Konsesi

Perkuat sinergi tata kelola pelabuhan melalui koordinasi rutin bersama regulator.

Daerah19 Dilihat

TEMBILAHAN, (Swarabuana.com) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Tembilahan kembali memperkuat sinergi tata kelola pelabuhan melalui koordinasi rutin bersama regulator. Langkah ini diwujudkan melalui agenda Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pelindo Tembilahan ini merupakan agenda krusial untuk memastikan validitas data terkait hak konsesi serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sepanjang periode Januari 2026.

General Manager Pelindo Regional 1 Tembilahan, Riky Armadi, melalui Manajer Cabang PT Pelindo (Persero) Regional 1 Tembilahan, Janfriyadi Tumanggor, menegaskan bahwa Coklit ini adalah bentuk komitmen perusahaan terhadap transparansi dan akuntabilitas keuangan negara.

“Coklit ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan setiap bulannya. Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh data operasional, baik mengenai konsesi maupun kewajiban PNBP, telah sinkron antara Pelindo sebagai operator dan KSOP sebagai regulator,” ujar Janfriyadi Tumanggor.

Menurutnya, rekonsiliasi data yang akurat sangat penting untuk menghindari selisih administratif serta memastikan seluruh kontribusi pelabuhan terhadap negara tersalurkan secara tepat waktu dan tepat sasaran.

“Sinergi antara Pelindo dan KSOP Kelas IV Tembilahan sejauh ini berjalan sangat baik. Kami terus berupaya menjaga integritas data demi mendukung kelancaran operasional pelabuhan dan optimalisasi pendapatan negara di sektor maritim,” tambahnya.

Kegiatan ini mencakup peninjauan laporan arus kapal, bongkar muat, hingga pemanfaatan lahan pelabuhan yang masuk dalam skema konsesi. Dengan adanya koordinasi bulanan yang konsisten, Pelindo Tembilahan berharap dapat terus meningkatkan standar pelayanan (SLA) sekaligus kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Komentar