Mengatur Diri adalah Fondasi Integritas Sejati! Bea Cukai Tembilahan Terima Kunjungan Kepala Kantor Wilayah DJBC Riau

Daerah26 Dilihat

TEMBILAHAN, (Swarabuana.com) – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Tembilahan melaksanakan kegiatan penguatan integritas melalui penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh pejabat dan pegawai.

Agenda ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau, Dwijo Muryono, sebagai bentuk pengawasan dan penguatan moral di lingkungan kerja.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam suasana bulan suci Ramadan ini bertujuan untuk mempertegas kembali nilai-nilai dasar aparatur sipil negara, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pelayanan.

Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana latihan pengendalian diri yang selaras dengan tuntutan tugas dalam menjaga integritas di setiap lini pelayanan.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Riau, Dwijo Muryono, dalam arahannya menekankan bahwa integritas dimulai dari kemampuan individu dalam menguasai diri. Menurutnya, keberhasilan sebuah sistem sangat bergantung pada kualitas personal orang-orang yang berada di dalamnya.

“Mengatur diri sendiri adalah fondasi integritas sejati. Sebelum kita mampu mengatur sebuah sistem, kita harus mampu mengatur diri kita sendiri. Sebagaimana puasa melatih pengendalian diri, tugas pun menuntut keteguhan hati agar prinsip tidak mudah tergoyahkan,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, seluruh jajaran KPPBC TMP C Tembilahan melakukan penandatanganan Komitmen Bersama. Langkah ini menjadi wujud nyata dari upaya pengendalian diri dan penguatan prinsip untuk menolak segala bentuk gratifikasi serta praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Kakanwil DJBC Riau sebagai simbol kesungguhan dan tanggung jawab moral seluruh jajaran. Melalui komitmen ini, setiap insan Bea Cukai dituntut untuk mampu menahan diri dari godaan, mengontrol sikap dan keputusan, serta menjaga integritas dalam setiap pelayanan.

“Menjaga integritas bukan hanya tentang institusi, tetapi tentang komitmen pribadi untuk tetap bersih dan profesional. Tolak gratifikasi, lapor jika terjadi, serta jauhi korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.

Dengan adanya komitmen ini, Bea Cukai Tembilahan menegaskan posisinya untuk terus menjaga amanah dan memperkuat profesionalisme demi memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel bagi masyarakat.