Lestarikan Marwah Melayu, Polsek Tembilahan Hulu Resmi Launching Penggunaan Tanjak bagi Personel

Daerah25 Dilihat

TEMBILAHAN HULU, (Swarabuana.com) – Polsek Tembilahan Hulu secara resmi meluncurkan penggunaan atribut budaya Tanjak bagi seluruh personel Polisi Laki-laki (Polki). Langkah ini diambil sebagai wujud nyata penghormatan terhadap kearifan lokal sekaligus memperkuat identitas kultural dalam institusi Polri di wilayah hukum Indragiri Hilir.

Kegiatan peluncuran tersebut dilaksanakan dalam suasana khidmat melalui apel resmi yang digelar di halaman Mapolsek Tembilahan Hulu, Jumat (20/2/2026). Inovasi ini selaras dengan program cultural approach (pendekatan budaya) yang diinstruksikan oleh Polda Riau.

Simbol Integritas dan Kedekatan dengan Masyarakat
Kapolres Indragiri Hilir (Inhil), AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Anra Nosa, menegaskan bahwa penggunaan Tanjak bukan sekadar penambahan atribut seragam dinas semata.

“Tanjak adalah simbol marwah, kehormatan, dan tanggung jawab moral. Dengan mengenakan Tanjak, kami ingin menanamkan nilai-nilai luhur Melayu seperti integritas, keberanian, dan kejujuran ke dalam jiwa setiap personel saat bertugas melayani masyarakat,” ujar AKP Anra Nosa dalam amanatnya.

Melalui momentum ini, Polsek Tembilahan Hulu berkomitmen untuk tampil lebih humanis dan berwibawa. Penggunaan atribut budaya ini diharapkan dapat mengikis jarak antara aparat penegak hukum dengan masyarakat, sehingga tercipta komunikasi yang lebih harmonis di lapangan.

“Kami menjunjung tinggi pepatah ‘Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung’. Penggunaan Tanjak ini menegaskan bahwa Polri adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat Melayu Riau. Kami hadir untuk mengayomi dengan tetap mengedepankan kesantunan dan kearifan lokal,” tambahnya.

Rangkaian apel launching ini juga menjadi simbol kesiapan personel Polsek Tembilahan Hulu dalam menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dengan semangat kekeluargaan. Selain memperindah tampilan visual, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi kepolisian.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh personel yang telah mengenakan Tanjak, menandai dimulainya babak baru pelayanan kepolisian yang berbasis budaya di Kecamatan Tembilahan Hulu.

Komentar