INHIL, (Swarabuana.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat merespons insiden runtuhnya jalan Kampung Baru di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanah Merah, pada Rabu (08/04/2026).
Peristiwa tersebut dipicu oleh pengikisan tanah akibat siklus pasang surut air laut dan gelombang pasang yang terjadi secara terus-menerus dalam jangka waktu panjang.
Kalaksa BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansah, menyatakan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) telah diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan identifikasi tingkat kerusakan, analisis potensi risiko lanjutan, serta pendataan kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang terdampak di wilayah rawan bencana tersebut.
“Kami telah menginstruksikan tim untuk melakukan kaji cepat secara menyeluruh, meliputi pendataan infrastruktur yang rusak hingga kondisi lingkungan sekitar. Langkah ini sangat krusial karena wilayah tersebut termasuk dalam zona rawan bencana yang sangat dipengaruhi oleh dinamika air laut,” ujarnya.
Meskipun akses jalan mengalami kerusakan, BPBD melaporkan bahwa aktivitas warga tidak sepenuhnya terputus.
Tercatat sebanyak 13 rumah warga masih dapat melakukan aktivitas keluar-masuk melalui jalur alternatif yang tersedia, meski dengan keterbatasan aksesibilitas akibat kerusakan jalan tersebut.
Pihaknya menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat di tengah kondisi cuaca yang fluktuatif. mengimbau warga untuk tetap sigap menghadapi potensi bencana susulan, terutama saat terjadi fenomena pasang air laut ekstrem dan perubahan cuaca yang mendadak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana yang ada. Pemantauan di lokasi akan terus kami lakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya penanggulangan bencana yang cepat dan tepat, guna meminimalisir dampak lebih lanjut bagi warga di Desa Tanjung Baru,” tegas R. Arliansah.
Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Indragiri Hilir terus melakukan koordinasi intensif guna memastikan keselamatan warga dan merumuskan langkah penanganan lanjutan pasca-bencana di lapangan.
