TEMBILAHAN, (Swarabuana.com) – Perum BULOG Kantor Cabang Tembilahan terus memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan pokok di tingkat masyarakat.
Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan distribusi intensif produk minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita, di Pasar SP2KP (Pasar Selodang Kelapa), Kabupaten Indragiri Hilir.
Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Tembilahan, Indra Firmansyah, menegaskan bahwa pemantauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan rantai distribusi berjalan lancar hingga ke tangan konsumen akhir dengan harga yang tidak melampaui aturan pemerintah.
“Fokus utama kami adalah memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga. Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Selodang Kelapa, ketersediaan Minyakita dalam kondisi aman dan dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku,” ujar Indra Firmansyah dalam keterangannya, Jumat (6/2).
Kegiatan distribusi ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Perum BULOG untuk meredam potensi lonjakan harga minyak goreng di pasar tradisional.
Indra menambahkan bahwa pengawasan rutin di Pasar SP2KP menjadi vital mengingat pasar tersebut merupakan salah satu pusat urat nadi perekonomian di Kabupaten Indragiri Hilir.
Selain memantau ketersediaan stok, tim Bulog Tembilahan juga melakukan edukasi kepada para pedagang untuk tetap mematuhi regulasi harga. Hal ini bertujuan agar masyarakat selaku konsumen mendapatkan haknya untuk memperoleh komoditas pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
Bulog Tembilahan berupaya, Langkah ini diharapkan dapat menekan laju inflasi di daerah, khususnya pada kelompok volatile foods (bahan pangan bergejolak).
“Kami akan terus bergerak ke pasar-pasar lainnya untuk memastikan tidak ada hambatan distribusi. Bulog hadir sebagai garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat terkait kebutuhan pokok,” tutup Indra.










Komentar