Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lanal Tarempa Gelar Panen Raya Cabai Merah di Desa Batu Tambun

Utama18 Dilihat

ANAMBAS, (Swarabuana.com) – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tarempa melaksanakan kegiatan panen raya cabai merah sebagai bentuk nyata dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional. Kegiatan ini berlangsung di lahan produktif kebun Ketahanan Pangan Lanal Tarempa, Desa Batu Tambun, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (08/04/2026).

Komandan Lanal Tarempa, Letkol Laut (P) Romi Sitorus, S.E., yang memimpin langsung jalannya panen raya tersebut, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan bahan pangan, khususnya komoditas hortikultura di wilayah kerja Lanal Tarempa.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Lanal Tarempa dalam mendukung kebijakan pemerintah guna menjaga stabilitas pangan nasional. Melalui pemanfaatan lahan produktif yang dimiliki satuan, kita berupaya mewujudkan kemandirian pangan di lingkungan internal sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Letkol Laut (P) Romi Sitorus.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar soal hasil panen, tetapi juga berfungsi sebagai stimulus bagi masyarakat sekitar.

Dengan mengoptimalkan lahan kosong menjadi area produktif yang bernilai ekonomis, TNI AL berharap dapat memberikan contoh edukatif dalam pengelolaan sumber daya alam secara mandiri.

“Kami berharap seluruh prajurit dapat berperan aktif dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pentingnya ketahanan pangan. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan prajurit serta masyarakat di tengah dinamika ketersediaan komoditas pangan saat ini,” tambahnya.

Kegiatan panen raya tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Selain diikuti oleh jajaran personel Lanal Tarempa, kegiatan ini mencerminkan sinergi kuat antara TNI AL dan instansi terkait dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan.

Keberhasilan panen cabai merah ini membuktikan bahwa pemanfaatan lahan yang tepat guna mampu menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan kebutuhan hortikultura di daerah kepulauan.

Komentar