Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Kemuning Tinjau Langsung Lahan Jagung di Desa Air Balui

Daerah28 Dilihat

KEMUNING, (Swarabuana.com) – Dalam rangka menyukseskan program pemerintah terkait penguatan ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Kemuning Polres Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan peninjauan dan pengecekan lahan jagung pipil di Desa Air Balui, Kecamatan Kemuning, pada Jumat (08/05).

Kegiatan pengecekan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kemuning, Kompol M. Simanungkalit, SH., MH., didampingi Bhabinkamtibmas Desa Air Balui, Aiptu Apris Marion, serta Kepala Desa Air Balui, Sdr. R. Sucipto.

Peninjauan dilakukan di atas lahan ketahanan pangan seluas 1,5 hektar yang berlokasi di Jalan Sandang Pangan, RT 09/RW 03, Dusun Benuang, Desa Air Balui. Lahan produktif ini merupakan bagian dari program strategis Polsek Kemuning yang dikelola melalui sinergi antara BUMDes Benuang Indah Bersama dengan Pemerintah Desa setempat.

Kapolsek Kemuning, Kompol M. Simanungkalit mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pantauan di lapangan, secara umum kondisi tanaman jagung tumbuh dengan subur dan sudah mulai berbuah. Namun, ia juga memberikan catatan terkait adanya gangguan hama di sebagian area.

“Hasil pengecekan menunjukkan pertumbuhan jagung cukup baik. Namun, ada sebagian kecil tanaman yang mengalami kerusakan akibat gangguan hama monyet dan babi hutan. Hal ini akan segera dikoordinasikan untuk langkah antisipasi ke depannya,” ujar Kompol Simanungkalit.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam pengawasan lahan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat lokal.

“Kegiatan ini adalah wujud dukungan penuh Polri terhadap program pemerintah untuk memastikan ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga, khususnya di wilayah hukum Polsek Kemuning. Kami terus mendorong sinergi antara Bhabinkamtibmas dan pemerintah desa agar potensi lahan yang ada dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Polsek Kemuning terus melakukan pendampingan secara rutin terhadap kelompok tani dan pengelola lahan guna memastikan masa panen mendatang dapat berjalan optimal meskipun terdapat tantangan hama di lapangan.

Komentar