Cegah Karhutla, Polsek Tembilahan Hulu Gelar Apel Kesiapsiagaan Bersama Stakeholder

Daerah, Media Polri27 Dilihat

TEMBILAHAN HULU, (Swarabuana.com) – Guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Tembilahan Hulu menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanganan Karhutla di halaman Kantor Camat Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (8/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Anra Nosa, S.H., M.H., dan dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, perwakilan Danramil, Sekcam Tembilahan Hulu, seluruh Lurah dan Kepala Desa, serta personel Masyarakat Peduli Api (MPA) se-Kecamatan Tembilahan Hulu.

Dalam arahannya, Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Anra Nosa menegaskan bahwa penanganan Karhutla merupakan atensi langsung dari Kapolda Riau, pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, hingga tingkat desa dan perusahaan untuk memastikan wilayah Tembilahan Hulu bebas dari titik api.

“Penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. TNI, Polri, dan seluruh stakeholder hingga Masyarakat Peduli Api harus bekerja sama dan berperan aktif melakukan deteksi dini demi mengantisipasi kebakaran di wilayah kita,” ujar AKP Anra Nosa saat memberikan sambutan.

AKP Anra Nosa menjelaskan bahwa Polsek Tembilahan Hulu secara konsisten mengedepankan langkah preventif melalui patroli berkala, penyebaran Maklumat Kapolda Riau, serta sosialisasi masif mengenai larangan membakar lahan.

Meski demikian, pihaknya tidak segan melakukan tindakan hukum tegas terhadap pelaku pembakaran yang terbukti melanggar aturan.

Ia juga meminta para Lurah dan Kepala Desa untuk menjadi garda terdepan dalam mengedukasi warga di wilayah masing-masing.

“Kami menghimbau seluruh perangkat desa untuk menjadi perpanjangan tangan TNI-Polri dalam menyampaikan larangan membuka lahan dengan cara dibakar kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain sebagai bentuk koordinasi, apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran di setiap desa.

Usai pelaksanaan apel, Kapolsek bersama jajaran Forkopimcam melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi mesin pemadam milik masing-masing kelurahan dan desa guna memastikan alat tersebut siap digunakan sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung program Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk mewujudkan wilayah yang terbebas dari bencana kabut asap melalui monitoring titik *hotspot* secara berkelanjutan dan aksi nyata di lapangan oleh Bhabinkamtibmas serta Babinsa.