INHIL, (Swarabuana.com) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan peralatan kedaruratan bagi warga terdampak musibah kebakaran pemukiman di Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung.
Bantuan ini diserahkan langsung secara simbolis pada Senin (02/03/2026) sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap bencana yang menghanguskan belasan rumah warga tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansyah, menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan prioritas utama untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi di masa darurat.
Berdasarkan data asesmen di lapangan, musibah kebakaran ini berdampak pada 23 Kepala Keluarga (KK) dari total 18 rumah yang terbakar.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa negara dan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Bantuan logistik ini kami tujukan kepada 23 Kepala Keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Fokus utama kami saat ini adalah pemenuhan kebutuhan pangan dan perlengkapan tidur yang layak bagi para korban,” ujar R. Arliansyah dalam keterangan resminya.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan pokok dan peralatan rumah tangga, di antaranya paket beras, gula, makanan kaleng, mie instan, minyak goreng, susu, hingga teh celup.
Selain itu, BPBD juga mendistribusikan perlengkapan berupa tikar dan selimut, serta paket peralatan dapur untuk membantu warga memulai aktivitas pemulihan mandiri.
R. Arliansyah juga menambahkan bahwa pihak BPBD akan terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memantau perkembangan di lokasi pasca-kebakaran.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik maupun penggunaan kompor di area pemukiman padat.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Simpang Gaung. Tim TRC (Tim Reaksi Cepat) kami juga tetap bersiaga untuk melakukan pendampingan lebih lanjut jika diperlukan selama masa pemulihan ini,” tutupnya.
Penyaluran bantuan ini disaksikan oleh perangkat desa setempat dan tokoh masyarakat, dengan harapan proses distribusi berjalan tepat sasaran bagi seluruh korban yang membutuhkan.










Komentar