TEMBILAHAN, (Swarabuana.com) – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kapolsek Kemuning yang diwakili oleh Kanit Samapta Polsek Kemuning, AKP Edi Saputra, menghadiri rangkaian kegiatan Apel Siaga Darurat dan Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Bencana Karhutla Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Inhil yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Inhil, H. Tantawi Jauhari, serta dihadiri oleh Kepala BPBD Inhil, Kapolres Inhil, Dandim 0314/Inhil, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Inhil.
- Minimnya Kesadaran: Masih kurangnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap bahaya dan dampak Karhutla.
- Kendala Geografis: Lambatnya penanganan oleh pemerintah yang disebabkan oleh jauhnya jarak tempuh menuju titik lokasi kebakaran (groundcheck).
- Keterbatasan Sarpras: Kurang memadainya peralatan operasional pemadaman Karhutla di lapangan.
- Peningkatan Sosialisasi: Meminta pemerintah kabupaten dan kecamatan melalui Forkopimcam untuk menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya para petani pemilik lahan, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
- Intensifikasi Patroli: Meningkatkan frekuensi patroli Karhutla secara terpadu di titik-titik (hotspot) yang rawan kebakaran.
- Optimalisasi Sekat Kanal: Memeriksa kembali dan mengaktifkan seluruh blocking kanal atau bendungan air yang kurang efektif guna menjaga ketersediaan cadangan air.
- Edukasi Kolektif: Mendorong pemerintah setempat, Camat, hingga Kepala Desa untuk menanamkan pemahaman bahwa penanggulangan Karhutla adalah tanggung jawab bersama.
- Sinergi Swasta: Memperkuat kerja sama dan kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di lingkungan sekitar untuk bahu-membahu memadamkan api.
- Peremajaan Alat Pemadam:Menambah inventaris peralatan seperti mesin pompa dan selang, serta melakukan pengecekan berkala terhadap alat yang sudah ada guna memastikan kondisinya siap pakai.
Kapolsek Kemuning melalui Kanit Samapta AKP Edi Saputra menyampaikan bahwa untuk wilayah Kecamatan Kemuning, pihak kepolisian bersama instansi terkait memberikan atensi khusus pada tiga desa yang dinilai paling rawan terjadi kebakaran, yaitu Desa Sekayan, Desa Lubuk Besar dan Desa Sekara.
Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui komitmen bersama ini, wilayah Kabupaten Inhil, khususnya Kecamatan Kemuning, dapat meminimalisir potensi bencana Karhutla secara efektif.
