Bulog Tembilahan Percepat Pengadaan Beras Dalam Negeri 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir

langkah strategis penguatan stok pangan melalui kegiatan Pengadaan Beras Dalam Negeri Tahun 2026

Daerah15 Dilihat

INDRAGIRI HILIR, (Swarabuana.com) Perum BULOG Kantor Cabang (Kanca) Tembilahan resmi memulai langkah strategis penguatan stok pangan melalui kegiatan Pengadaan Beras Dalam Negeri Tahun 2026. Kegiatan ini difokuskan di wilayah Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, sebagai salah satu lumbung padi potensial di kawasan tersebut.

Langkah jemput bola ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan beras nasional serta menjaga kestabilan harga di tingkat petani maupun konsumen. Dalam pelaksanaannya, Perum BULOG bersinergi dengan berbagai stakeholder lintas sektoral guna menjamin kelancaran proses serapan gabah dan beras.

Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Tembilahan, Indra Firmansyah, menyatakan bahwa kegiatan pengadaan ini merupakan komitmen nyata BULOG dalam mendukung swasembada pangan nasional.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan proses pengadaan berjalan optimal. Sinergi dengan penyuluh dan unsur TNI adalah kunci agar target serapan tahun ini tercapai dengan kualitas yang sesuai standar,” ujar Indra Firmansyah dalam keterangannya.

Kegiatan di lapangan ini turut melibatkan:

  1. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai pendamping teknis para petani.
  2. Petugas Pemeriksa Kualitas (PPK) UB Jastasma guna memastikan beras yang diserap memenuhi standar mutu operasional.
  3. Personel KODIM 0314/INHIL sebagai bagian dari pendampingan ketahanan pangan wilayah.

Kecamatan Kempas dipilih karena memiliki peran vital dalam peta produksi padi di Indragiri Hilir. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan para petani mendapatkan akses yang lebih mudah untuk menyalurkan hasil panen mereka ke pemerintah melalui BULOG.

Melalui semangat #MengantarkanKebaikan, Perum BULOG Kanca Tembilahan optimis bahwa pengadaan dalam negeri tahun 2026 ini akan memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan, sekaligus menjaga kedaulatan pangan di tengah tantangan ekonomi global.

Komentar